Skrol untuk membaca pos
Pasang Iklan di Inikupang.id
Promosi Iklan di IniKupang.id

Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan Lewat “Wali Kota Challenge”

AvatarYuven Nitano
A-AA+A++

Dalam konteks keterlibatan generasi muda dalam politik, dr. Christian mengingatkan mahasiswa agar tidak bersikap apatis. Menurutnya, keterlibatan politik tidak selalu berarti harus masuk sebagai calon legislatif atau menduduki jabatan politik. Keterlibatan dapat dimulai dari keberanian berdiskusi, memahami kebijakan publik, mencermati rekam jejak calon pemimpin dan menggunakan hak politik secara bertanggung jawab. “Jangan apatis. Kalian harus mulai terlibat. Terlibat itu bukan berarti harus menjadi caleg. Terlibat itu artinya berani berdiskusi,” tegasnya.

BACA JUGA:  Pria 19 Tahun di Belu Tikam Pria 51 Tahun Diduga Pacar Ibunya Dalam Kamar Kost

dr. Christian menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah yang bersifat sementara. Karena itu, yang harus ditinggalkan bukan sekadar nama atau figur, melainkan sistem pemerintahan dan tata kelola yang dapat terus bekerja setelah kepemimpinan berganti. “Saya ingin meninggalkan legasi sistem pemerintahan yang baik, saya ingin meninggalkan sistem tata kelola manajemen ASN yang baik,” ungkapnya.

Poster Iklan Inikupang.id Modern

Dalam diskusi bersama forum IMM, Wali Kota menjelaskan dalam kondisi fiskal daerah yang terbatas, pemerintah harus mampu menetapkan prioritas dan menggunakan anggaran secara bijak. Pembangunan tidak cukup mengejar biaya murah, tetapi harus memperhitungkan kualitas, manfaat dan keberlanjutan. “Caranya adalah berhemat dan menggunakan anggaran dengan bijak,” jelasnya.

BACA JUGA:  Gavriel P. Novanto Apresiasi TNI atas Pembentukan Kodam XXVII/Sobe Sonbai di NTT

Ia juga menyinggung respons Pemerintah Kota Kupang terhadap bencana gempa di Flores. Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam situasi kemanusiaan bukan sekadar soal bantuan, tetapi bentuk solidaritas sebagai sesama warga NTT.